Arsip Tag: tahunbaruhijriah

PAWAI OBOR DAN AMBENGAN MERIAHKAN TAHUN BARU HIJRIYAH

kemeriahan pawai obor tembongraja
peserta tumpah riah dari semua kalangan

(senin, 09/09/19). Tanggal satu muharom merupakan hari yang istimewa bagi umat islam karna pada tanggal tersebut merupakan awal tahun baru dalam hitungan kalender hijriyah. pada tahun ini bertepatan dengan tahun 2019 M untuk tahun baru hijriyahnya yaitu tahun 1441 H.

seperti awal tahun baru masehi yang selalu dimeriahkan dan diadakan acara-acara besar untuk memperingatinya, sudah selayaknya umat islam juga bisa memperingati pergantian tahun baru islam ini dengan mengadakan acara dengan nuansa yang dibalut kental keagamaan. berawal dari pemikiran diatas BKM jami al-falah tembongraja bekerjasama dengan HIPPMAT mengadakan acara pawai obor yang melibatkan seluruh elemen masyarakat yang dibuka untuk umum bagi siapa saja yang berkenan mengikuti.

BKM selaku konseptor memberikan sokongan dana dari kas BKM dan menentukan rute perjalanan pawai obor, sementara hippmat selaku pelaksana teknis dilapangan dimulai mempersiapkan obor dengan jumlah kurang lebih mencapai 200 obor dan mengatur kelancaran pelaksanaan pawai obor dengan rute tembongraja – tamansari – tegalgede. selain itu hippmat juga membuat meriam bambu yang dibuat sendiri oleh anggota hippmat menggunakan bambu besar ( awi bitung ) berjumlah 4 buah sebagai salah satu cara untuk turut memeriahkan kegiatan tersebut, sontak saja dengan adanya meriam tersebut saat dibunyikan masyarakat bersorak meriah seakan mendapatkan energi tambahan saat berpawai disela-sela pembacaan sholawat saat berpawai.

bambu sebagai bahan utama alat obor
disela-sela pengambilan bambu
pembuatan meriam bambu (awi bitung)
proses pemasangan deleus obor

kemeriahan acara pawai obor ini sangat diapresiasi oleh masyarakat tembongraja, lebih dari 500 peserta mengikuti kegiatan ini bahkan masyarakat yang tidak mendapatkan oborpun turut bergabung karna memang keterbatasan obor yang dibuat oleh pihak panitia. anak-anak, remaja, orang tua sampai ibu-ibu tumpah ruah mengikuti kegiatan ini, bahkan dari kampung tetangga kampung cimaras turut serta dalam kegiatan ini.

” berjalan bersama seperti ini dengan membawa obor membawa kita mengingatkan kembali pada masa dulu saat sebelum adanya listrik, hampir setiap kegiatan malam hari selalu menggunakan obor sebagai penerangan utama. dan ini sangat luar biasa karna anak-anak jaman sekarangpun bisa menikmati suasana seperti dulu yang kami rasakan” ujar salah satu peserta yang sudah setengah baya yang dikenal ditembongraja dengan panggilan bu sigit.

kegiatan pawai obor dilaksanakan ba’da magrib sebagai salah satu cara supaya seluruh elemen masyarakat bisa bergabung. selesai pawai obor seluruh peserta dan masyarakat yang sudah menunggu di jalalan desa melanjutkan acara dengan kegiatan istighosah di masjid jami al falah tembongraja dan makan bersama yang dikenal dengan istilah ambengan yang dikumpulkan secara suka rela dari masyarakat kampung tembongraja.

makan bersama yang selalu dirindukan
para tokoh turut menikmati makan bersama

“dengan keberhasilan kegiatan ini tak luput tetap masih ada kekurangan yang bisa dijadikan evaluasi untuk kegiatan serupa dimasa yang akan datang. karna rencananya kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin dengan melihat antusiasme masyarakat yang sangat besar, dimassa yang akan datang kami harapkan kegiatan ini akan lebih meriah dengan melibatkan kampung tetangga, menambahkan aksesoris kegiatan seperti lampu lampion dan juga membuat konsep secara matang. juga menfaatnya sangat besar salah satunya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan ini sangat erat” bpk risnandar (penasehat hippmat).

by”zef